Seminar Edukatif di MTsN 1 Pandeglang
- Yahya Zulfikri
- Artikel
- 03 Agustus 2026
- 03 Menit baca
-
Pandeglang, 03 Agustus 2026 – Suasana edukatif dan penuh antusiasme mewarnai kegiatan di MTsN 1 Pandeglang. Mahasiswa PLP INTEGRATIF FTK UIN SMH BANTEN 2026 Kelompok 25 menghadirkan kegiatan Seminar Edukatif dengan mengangkat tema inspiratif, “Bukan Soal Siapa Lebih Unggul: Memahami Peran Laki-Laki & Perempuan Sesuai Fitrahnya.”
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa PLP Integratif dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berorientasi pada pengetahuan, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik. Seminar ini terlaksana melalui kolaborasi antara mahasiswa PLP Integratif UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten dengan OSIM MTsN 1 Pandeglang, yang turut berperan dalam mendukung kelancaran rangkaian kegiatan.
Melalui kegiatan tersebut, para siswa diajak memahami bahwa laki-laki dan perempuan memiliki peran, potensi, serta tanggung jawab yang dapat saling melengkapi dalam kehidupan.
Bukan Tentang Siapa yang Lebih Unggul
Seminar ini hadir bukan untuk membandingkan siapa yang lebih tinggi ataupun lebih unggul. Sebaliknya, kegiatan ini mengajak peserta didik memahami bahwa perbedaan antara laki-laki dan perempuan merupakan bagian dari fitrah yang perlu dipahami dan dihargai dengan bijaksana.
Melalui materi yang edukatif dan relevan dengan kehidupan remaja, peserta diajak untuk mengenali potensi diri, memahami tanggung jawab, menghargai perbedaan, serta membangun hubungan yang positif dengan lingkungan sekitar. Pemahaman tersebut diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan keluarga, madrasah, maupun masyarakat.
Menghadirkan Pemateri yang Inspiratif
Seminar Edukatif ini menghadirkan Ibu Umayah, S.Psi., M.M.Pd. sebagai pemateri. Dengan kompetensi dan pengalaman yang dimiliki, beliau menyampaikan materi secara komunikatif sehingga pembahasan mengenai peran laki-laki dan perempuan dapat dipahami dengan lebih dekat oleh para peserta didik.
Materi yang disampaikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga dikaitkan dengan berbagai kondisi yang dekat dengan kehidupan siswa. Dengan demikian, peserta dapat melihat bahwa memahami peran laki-laki dan perempuan merupakan bagian penting dalam proses mengenali diri dan membangun karakter.
Muhammad Rizqi Tiar, Moderator yang Membangun Suasana Interaktif
Rangkaian kegiatan seminar turut didukung oleh Muhammad Rizqi Tiar, mahasiswa UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten yang tergabung dalam PLP INTEGRATIF FTK UIN SMH BANTEN 2026 Kelompok 25, sebagai moderator.
Dalam menjalankan perannya, Muhammad Rizqi Tiar membantu mengarahkan jalannya seminar agar berlangsung secara komunikatif dan interaktif. Kehadiran moderator menjadi penghubung antara pemateri dan peserta didik, khususnya dalam menghidupkan sesi diskusi dan tanya jawab.
Dengan suasana yang dibangun secara santai namun tetap edukatif, para siswa memperoleh ruang untuk menyampaikan pertanyaan, pandangan, maupun pengalaman mereka berkaitan dengan tema yang dibahas.
Kolaborasi Mahasiswa PLP dan OSIM MTsN 1 Pandeglang
Kelancaran kegiatan tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama berbagai pihak. Mahasiswa PLP Integratif UIN SMH Banten Kelompok 25 berkolaborasi dengan OSIM MTsN 1 Pandeglang dalam membantu persiapan dan pelaksanaan kegiatan.
Kolaborasi tersebut menjadi gambaran nyata bahwa keberhasilan sebuah kegiatan pendidikan dapat terwujud melalui kerja sama antara mahasiswa sebagai bagian dari lingkungan akademik dengan siswa sebagai bagian dari lingkungan madrasah.
OSIM MTsN 1 Pandeglang turut membantu dalam mendukung teknis kegiatan, koordinasi peserta, serta menciptakan suasana kegiatan yang tertib dan kondusif. Sementara itu, mahasiswa PLP Integratif berperan dalam merancang, mengoordinasikan, dan melaksanakan kegiatan seminar bersama pihak madrasah.
Sinergi tersebut tidak hanya mendukung keberlangsungan seminar, tetapi juga menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa maupun siswa untuk belajar tentang kepemimpinan, komunikasi, tanggung jawab, dan kerja sama.
Antusiasme Siswa dalam Diskusi
Antusiasme peserta didik terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Para siswa mengikuti penyampaian materi dengan penuh perhatian dan aktif berpartisipasi dalam sesi diskusi serta tanya jawab.
Interaksi antara pemateri, moderator, dan peserta menciptakan suasana pembelajaran yang tidak hanya memberikan wawasan baru, tetapi juga mendorong siswa untuk berani berpikir kritis dan menyampaikan pendapat.
Kegiatan ini sekaligus menjadi sarana bagi peserta didik untuk belajar menghargai pandangan orang lain serta memahami bahwa perbedaan bukanlah alasan untuk saling merendahkan, melainkan sesuatu yang dapat menjadi dasar untuk membangun kerja sama dan kehidupan yang harmonis.
Membangun Generasi yang Saling Menghargai
Melalui Seminar Edukatif ini, PLP INTEGRATIF FTK UIN SMH BANTEN 2026 Kelompok 25 berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi peserta didik MTsN 1 Pandeglang.
Pemahaman mengenai peran laki-laki dan perempuan diharapkan tidak berhenti pada ruang seminar, tetapi dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap saling menghormati, bertanggung jawab, bekerja sama, dan menghargai setiap individu.
Seminar ini menjadi salah satu langkah nyata mahasiswa PLP dalam menghadirkan pendidikan yang kontekstual dan bermakna. Kolaborasi antara mahasiswa PLP Integratif UIN SMH Banten dan OSIM MTsN 1 Pandeglang juga menjadi bukti bahwa pendidikan dapat tumbuh lebih kuat ketika dibangun melalui sinergi dan kebersamaan.
Karena pada akhirnya, pendidikan bukan sekadar tentang menentukan siapa yang lebih unggul, tetapi tentang bagaimana setiap individu mampu memahami dirinya, menjalankan tanggung jawabnya, menghargai sesama, serta memberikan manfaat bagi lingkungan di sekitarnya.
Tim Redaksi:
- Penulis: Muhammad Rizqi Tiar
- Editor: Tim Humas PLP Integratif Kelompok 25 UIN SMH Banten
- Instagram @plp25_mtsn1pandeglang