Ketik sesuatu untuk mencari...

Kurikulum Berbasis Cinta

Filosofi Pendidikan Humanis

“Mendidik dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi”


Di MTs Negeri 1 Pandeglang, kami menerjemahkan Kurikulum Merdeka lebih dari sekadar standar akademik nasional. Kami mengusung paradigma Kurikulum Berbasis Cinta.

Ini adalah pendekatan revolusioner yang menempatkan kebahagiaan siswa, keamanan emosional, dan kasih sayang guru sebagai fondasi utama. Kami percaya bahwa ketika hati siswa tersentuh dan merasa dicintai, akal mereka akan terbuka lebar untuk menyerap ilmu pengetahuan terumit sekalipun.

Pilar Utama: C.I.N.T.A

Implementasi kurikulum kami dibangun di atas lima nilai inti:

C - Cerdas & Critical Thinking Pembelajaran yang merangsang nalar kritis (HOTS), bukan sekadar menghafal, melainkan memahami esensi dan solusi masalah.

I - Inovatif & Inklusif Ruang belajar yang menerima keragaman potensi siswa. Setiap anak adalah bintang dengan cahayanya masing-masing.

N - Nyaman & Menyenangkan Menciptakan Joyful Learning. Sekolah bukan tempat yang menakutkan, melainkan rumah kedua yang dirindukan.

T - Takwa & Beradab Ilmu tanpa adab adalah kesia-siaan. Kami mengutamakan pembentukan karakter Islami sebelum penguasaan materi.

A - Adaptif Digital Mengintegrasikan teknologi terkini agar siswa siap menghadapi tantangan masa depan tanpa kehilangan jati diri.


Struktur Program Pembelajaran

Kami menyusun arsitektur kurikulum yang seimbang antara kebutuhan duniawi dan ukhrawi:

1. Intrakurikuler (Akademik & Agama)

Penguatan fondasi keilmuan yang solid.

  • Sains & Teknologi: Matematika, IPA (Fisika/Biologi), Informatika.
  • Sosial & Humaniora: IPS, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, PPKn.
  • Ilmu Keislaman (Kemenag): Al-Qur’an Hadits, Akidah Akhlak, Fikih, SKI, Bahasa Arab.

2. Kokurikuler (P5 & PPRA)

Proyek Penguatan Profil Pelajar Pancasila & Rahmatan Lil Alamin.

Siswa diajak turun langsung ke lapangan untuk menyelesaikan masalah nyata (Project Based Learning), seperti kewirausahaan, gaya hidup berkelanjutan, dan kearifan lokal Banten.

3. Program Unggulan (Excellence)

Menu tambahan untuk percepatan potensi.

  • Tahfidz Camp: Program intensif menghafal Al-Qur’an.
  • Bilingual Class: Pembiasaan bahasa asing (Arab & Inggris) dalam keseharian.
  • Klinik Sains: Pendalaman materi untuk persiapan kompetisi/olimpiade.

Pendekatan Personal (Personalized Learning)

Dalam Kurikulum Berbasis Cinta, kami tidak membandingkan ikan dengan burung dalam hal kemampuan memanjat pohon.

  • Asesmen Diagnostik: Mengenali gaya belajar siswa di awal masuk (Visual, Auditori, atau Kinestetik).
  • Teaching at the Right Level: Memberikan materi sesuai dengan tingkat pemahaman siswa, bukan memaksakan target kurikulum semata.
  • Sentuhan Parenting: Guru berperan sebagai orang tua asuh yang siap mendengar keluh kesah siswa, tidak hanya soal pelajaran, tapi juga kehidupan.

“Pendidikan tanpa cinta hanya akan menghasilkan kecerdasan tanpa hati nurani. Kurikulum kami dirancang untuk menyentuh akal dan jiwa sekaligus, memastikan siswa tumbuh menjadi pribadi yang bahagia dan prestatif.”

Wakil Kepala Bidang Kurikulum